Gallery Artikel Islam

Waktu untuk Menikah dalam Islam

Banyak juga yang menanyakan tentang waktu yang tepat untuk melakukan pernikahan. Mesti kami beritahukan sebelumnya bahwa tak ada saat-saat atau hari-hari tertentu yang harus dijadikan pertimbangan untuk melangsungkan pernikahan. Begitu pula dengan hari buruk untuk menikah. Semua hari dalam setahun baik untuk menikah.

Adapun anggapan tentang hari buruk dan hari baik untuk menikah merupakan bawaan dari zaman jahiliyah. Bangsa Arab Jahiliyah dulunya enggan melakukan perkawinan di bulan syawal, lantaran di dalam nama Syawal terkandung makna “terangkat”.

Namun, Aisyah ra, sebagaimana yang tertera dalam Shahih Muslim menuturkan,

“Rasulullah saw menikahiku di bulan syawal , dan berkumpul denganku di bulan syawal. Tidak ada istri-istri beliau yang seberuntung aku”

waktu+untuk+menikah

Oleh karena itu, Aisyah sangat merekomendasikan kepada wanita-wanita untuk melakukan pernikahan di bulan syawal agar tidak menyamai masyarakat Jahiliyah.

Sebagian besar umat muslim biasanya enggan untuk menikah di bulan ramadhan demi menjaga kewajiban puasa. Mereka khawatir jika kedua pengantin ditaklukkan oleh syahwat di siang hari. Ini hanyalah kebiasaan yang berlaku dalam masyarakat, bukan ajaran yang digariskan oleh agama. Intinya tipa orang harus mengetahui kapasitas dan potensi diri masing-masing.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s